Indonesia adalah negara yang sangat kaya, hampir semua kekayaan alam ada di negara kita. Kekayaan alam inilah yang mengundang rasa iri bangsa-bangs di dunia untuk menguasai Indonesia. Hal hasil selama-beberapa abad kita dijajah oleh banyak negara. Purtugal, Belanda dan Jepang.
Kekayaan alam yang melimpah di indonesia ini benar-benar laur biasa, tidak hanya ada didarat namun juga dilaut. Semua di berikan oleh sang pencipta kepada kita. Luar biasa semuanya berserak di bumi katulistiwa ini.Kekayaan alam yang berlimpah ini, yang seharusnya menjadi manfaat bagi semua kita, ternyata hanyalah menjadi kekayaan yang semu untuk rakyat Indonesia. Bukan saja hanya dinikmati oleh sebagian kecil rakyat indonesia, yang bolehlah kita sebut sebagai elit -elit bangsa, tetapi yang lebih menyakitkan kenyataannya sebagian besar keuntungan dari kekayaan alam itu ternyata mengalir ke luar dari bangsa ini.
Apakah kita, tidak tahu? tahu tetapi tidak peduli? atau karena sudah ada segelintir orang yang menikmati yang memiliki kekuasaan dan persetan dengan yang lain?.
Sebuah bangsa terbentuk tentu dengan tujuan yang mulia. Kesejahteraan adalah cita-cita bersama. Indonesia merdeka dari sebuah perjuangan yang panjang untuk sebuah kemandirian, harga diri dan kesejahteraan untuk semua lapisan masyarakatnya.
Berpuluh tahun sudah kita merdeka, banyak orang yang sudah sejahtera, tetapi lebih banyak orang yang menderita. Lihatlah dijalan, begitu banyak pengemis,pengamen,orang-orang yang keliaran yang tidak jelas arahya. Siapa mereka? mereka adalaha korban dari sebuah pembangunan yang salah, yang tidak peduli dan menganggap enteng sebuah masalah kemanusiaan. Cabutlah atap-atap rumah orang-oarang yang ada diperkotaan. Lihatlah , apakah hanya ada keluarga inti didalamnya?Ayah, ibu dan anak-anaknya?. Tidak lihat orang di jakarta dan daerah penyanggah lainnya. diantara keluarga inti tersebut, menyelip gadis-gadis belia yang berserak sebagai pembantu rumah tangga. Banyak dari mereka yang berasal dari desa-desa di jawa.Mengapa mereka di usia sekolah harus ada di rumah-rumah itu?. jawabannya karena sebuah kebutuhan . Jika jawa yang menjadi sentral dari republik ini masih banyak menghasilkan ketidakjelasan, bagaimana daerah-daerah yang lainnya di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan Papua. Lain hal tengoklah ke persimpanganan jalan dseluruh penjuru negegri ini, lihatlah angkot-angkot yang berseliweran. Siapa yang banyak menjadi supirnya? anak muda. Atau lihatlah jejeran motor-motor di pinggir jalan , siapa yang menjadi mayoritas orang yang duduk di jok dan mengantar kita ke tempat tujuan kita?. Yah sebagian besar mereka yang kita kenal sebagi tukang ojek itu adalah pemuda. Pekerjaan-pekerjaan itu halal, bukan sesuat yang salah. Menjadi pengamen, pembantu rumah tangga, ataupun tukang ojek adalah pekerjaan yang halal. Tapi, apa yang dapat kita harapkan dari sebuah pekerjaan seperti itu?. Sesuatu saat mereka akan menikah, bagaimana dengan masa depan anak mereka?.
Anak-anak mereka, seandainya mereka nanti berkeluarga akan menjadi petaruhan besar bagi bangsa ini. Apakah bangsa ini akan mampu mengubah nasib anak-anak mereka berbeda dari kedua orang tua mereka. Baiklah, orang tua mereka masih diberikan kepantasan untuk menderita. Disitu bercampur antara kesalah sebuah negara dan kelemahan sebuah pribadi. Tetapi anak-anak mereka harus ditarik keluar dari lembah-lembah kemiskinan. Siapa yang bertugas?.jelas mereka yang diberikan kekuasaan untuk memerintah. para pemimpin kita .Yah allah, pada bulan yang penuh rahmat ini hadirkanlah pemimpin-pemimpin kami kembali.Yang mengerti kebutuhan kami, yang mampu membangun sebuah sistem yang peduli pada masa depan anak-anak di Indonesia.Sistem yang baik, yang melayani semua anak-anak kita, yang kaya, yang sederhana maupun anak-anak kurang berada.
Wednesday, 16 September 2009
Tuesday, 15 September 2009
Mengembangkan orang
Apa tugas utama seorang pemimpin?. Tugas utama seorang pemimpin adalah mengembangkan orang lain. Seorang pemimpin menjadi besar bukan karena kekuasaannya tetapi karena kemampuannnya untuk mengembangkan orang lain. Tanggung jawab utama seorang pekerja adalah melakukan pekerjaannya sendiri. Tanggung jawab seorang pemimpin adalah mengembangkan orang untuk mampu melakukan pekerjaannnya sendiri. Pemimpin yang sesungguhnya dapat dikenali karena orang-oranya secara konsisten menunjukan penampilan yang superior. Hasil penelitian di barat menunjukan keberhasilan sebuah organisasi ditentukan; 50% oleh pemimpin dan kepemimpinannya dan 50% lagi tergantung pada kualitas pelatihan dan moral mereka yang bekerja pada sang pemimpin. Bila seorang pemimpin dapat memperlakukan orang yang dipimpinya dengan benar, maka mereka akan memperlakukan organisasi dan orang lain dengan benar pula.
Thursday, 10 September 2009
Kemerdekaan=bebas dari pemimpin tak berintegritas
Ini sebuah lelucon, tentang seorang politikus. Mungkin anda sudah pernah mendengarnya. Suatu ketika, ketika berkampanye di sebuah kota, seorang ketua umum partai besar melontarkan janji-janjinya.”Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Saudara telah melihat bagaimana pembangunan begitu pesat ketika kami duduk dalam pemerintahan. Kami tahu, krisis ini membuat angka penganguran terus meningkat. Maka, saya berjanji, jika partai kami memenangi pemilihan umum kali ini, kami akan mendirikan pabrik tektil di daerah ini,” katanya. Sang asisten menangkap ada yang keliru, yaitu pada kata tektil yang kurang huruf “s“. Lalu ia berbisik di telinga sang ketua umum, “kurang s” pak katanya. Spontan ketua umum berteriak, “tidak hanya itu, kami juga akan mendirikan pabrik es….”katanya.
Indonesia telah merdeka 64 tahun. Tujuan para pejuang memerdekan bangsa ini cuma satu menjadi tuan di negara sendiri, memerintah dan mengelola negara ini sendiri untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Namun apa yang mereka cita-citakan, apa yang kita inginkan belum dapat tercapai. Kesejahteraan itu, masih mengendap pada segelintir rakyat indonesia bukan seluruh rakyat Indonesia. Pertanyaannya, mengapa ini terjadi?. jawabanya karena selama kita merdeka tampaknya kita tidak pernah bebas dari pemimpin tak berintegritas.
Pemimpin itu sangat penting. Menurut Jhon maxwell, seorang ahli kepemimpinan Jatuh bangunnya segala sesuatu bergantung pada kepemimpinan. Jatuh bangunya sebuah perusahaan, lembaga sosial, lembaga agama maupun negara tidak akan pernah lepas dari kiprah sang pemimpin. Jika pemimpinnya hebat, organisasi itu akan berkembang dengan baik dan maju, sebaliknya jika pemimpinnya buruk cepat atau lambat organisasi akan hancur.
Pemimpin yang hebat menurut mantan jenderal perang Amerika yang terkenal Norman Schwargkopf adalah pemimpin yang yang memiliki strategi dan karakter (integritas). Namun jika kita terpaksa harus kehilangan salah satunya, relakanlah strategi.
Setelah 64 tahun Indonesia merdeka, kualitas terpenting yang sangat sulit dicari dalam diri pemimpin di negeri ini ialah integritas. Orang yang memiliki integitas adalah orang yang melakukan apa yang dikatakanya. Sama antara perkataan dan perbuatan. kejujuran menjadi langkah dan tindakannya.
Kemerdekaan bagi rakyat Indonesia, tidak hanya cukup dengan mengusir penjajah yang berbeda warna kulitnya. Kemerdekaan bagi rakyat Indonesia tampaknya sama artinya bebas dari pemimpin tak berintegritas. Pada semua tingkat pada semua organisasi.
Indonesia telah merdeka 64 tahun. Tujuan para pejuang memerdekan bangsa ini cuma satu menjadi tuan di negara sendiri, memerintah dan mengelola negara ini sendiri untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Namun apa yang mereka cita-citakan, apa yang kita inginkan belum dapat tercapai. Kesejahteraan itu, masih mengendap pada segelintir rakyat indonesia bukan seluruh rakyat Indonesia. Pertanyaannya, mengapa ini terjadi?. jawabanya karena selama kita merdeka tampaknya kita tidak pernah bebas dari pemimpin tak berintegritas.
Pemimpin itu sangat penting. Menurut Jhon maxwell, seorang ahli kepemimpinan Jatuh bangunnya segala sesuatu bergantung pada kepemimpinan. Jatuh bangunya sebuah perusahaan, lembaga sosial, lembaga agama maupun negara tidak akan pernah lepas dari kiprah sang pemimpin. Jika pemimpinnya hebat, organisasi itu akan berkembang dengan baik dan maju, sebaliknya jika pemimpinnya buruk cepat atau lambat organisasi akan hancur.
Pemimpin yang hebat menurut mantan jenderal perang Amerika yang terkenal Norman Schwargkopf adalah pemimpin yang yang memiliki strategi dan karakter (integritas). Namun jika kita terpaksa harus kehilangan salah satunya, relakanlah strategi.
Setelah 64 tahun Indonesia merdeka, kualitas terpenting yang sangat sulit dicari dalam diri pemimpin di negeri ini ialah integritas. Orang yang memiliki integitas adalah orang yang melakukan apa yang dikatakanya. Sama antara perkataan dan perbuatan. kejujuran menjadi langkah dan tindakannya.
Kemerdekaan bagi rakyat Indonesia, tidak hanya cukup dengan mengusir penjajah yang berbeda warna kulitnya. Kemerdekaan bagi rakyat Indonesia tampaknya sama artinya bebas dari pemimpin tak berintegritas. Pada semua tingkat pada semua organisasi.
Thursday, 3 September 2009
Pengaruh
Banyak yang membicarakan, tetapi sedikit yang mengerti, banyak yang menginginkan tetapi sedikit yang mendapatkanya.
Siapa yang berhak disebut pemimpin?.Apakah mereka yang sedang menjadi pimpinan sebuah oranisasi bisnis ataupun pemerintahan, secara langsung dapat melekatkan diri meeka sebagai pemimpin?. TIDAK. Banyak orang yang memiliki kekuasaan yang langsung menganggap dirinya seorang pemimpin, padahal sikap, caraperfikir mereka jauh dari tindakan seorang pemimpin.
memimpin, memiliki makna yang jelas artinya ada yang kita pimpin, yaitu orang. Kepemipinan adalah kemapuan untuk menghadapi orang. Brbeda deengan manajemen yang lebih mengarahkan pengetahuan kita pada pengelolaan, menjalankan sebauah sistem, sebauah prosesm sebauah struktur, yang jelas ajian bukan pada manusia.
memimpin manusia, bukanlah hal yang muda karena manusia adalah makluk yang bernyawa yang memiliki banyak perbedaan sikap, perilaku, dan tindakan. sebagai seorang pemimpin, tugas ita adalah menjaga agar hal-hal yang berbeda didalam diri manusia tidak menjadi sebuah penghalang, tetapi menjadi pendorong bagi sebauh pencapaian organisasi.
Ketika sebuah organisasi dibentuk pastilah ia memilik tujuan yang hendak di capai, Oraganisasi bisnis bertujuan mencapai sebauh keuntungan, organisasi pemerinatahan adalah mencapai sebuah kesejahteraan. Untuk mencapai tujuan ini, organisasi harus dijalankan bersama-sama oleh sekumpilam orang, Proses ini akhirnya akan melahirkan sistem, bagian, proses, atasan, bawaha dan sebagainya. Agar semaua berjalan baik menuju arah pencapaian tujuan, didalam organisasi akan ditunjuk seorang atasan. Atasan yang baik akan memainkan dua peran sebagai seorang pemimpin dan sebagai seorang manejer. Sebagai seorang pemimpin ia akan memfokuskan kerja pada bagaimana mengerakan, mengarahkan, memotivasi orang agar menjadi manusia-manusia handal yang dapat menjalankan organisasi mencapai sasaran. Sebagai seorang manejer, seorang pemimpin harus pandai untuk memahami bagaimana menjalankan sistem dan proses dalam organisasi agar dapat berjalan dengan baik. Fungsi kedua ini dapat dialihkan kepada orang lain untuk melaksanakan
Fungsi yang pertama, sebagai seorang pemimpin haruslah yang terus dikembangkan oleh orang-orang yang memiliki sebuah jabatan di pundaknya.Pemimpin artinya memimpin orang lain, ia harus mempunyai kemampuan untuk mengerakan, mengarahkan seseorang agar dapat tumbuh dan berkembang. Agar seseorang dapat kita gerakan, kita arahkan kita motivasi, maka kita harus mempunyai pengaruh terhadap mereka. Pengaruh adalah hal terpenting yang harus dikembangkan oleh seorang pemimpin. Mengembangkan pengaruh bukan hal yang mudah, dalam menggapai pengaruh kita tidak dapat mengandalkan hanya pada posisi yang kita memiliki, kalau kita hanya mengandalkan posisi kita maka pengaruh kita tidak akan besar dan efektif. Kita dapat mengembangkan pengaruh kita melalui hal yang lain, misalnya pengembangkan jalinan hubungan yang baik dengan bawahan. menunjukan prestasi unggul kita kepada bawahan, dan yang terakhir menunjukan kepedulian kita untuk mengembangkan mereka menjadi pribadi-pribadi yang sukses.Seorang pemimpin yang tidak memiliki pengaruh tidak akan memiliki pengikut, seorang pemimpin tanpa pengikut bukanlah pemimpin, ia seperti masinis kereta tanpa penmunpang. kemana tujuannya? tidak memberikan kejelasan. Ketika pengaruh yang besar kita telah pegang maka akan sangat mudah bagi kita untuk melakukan perubahan dalam oraganisasi. Kalau orang-orang dalam organisasi telah kita pegang dengan keanggunan maka mereka akan menunjukan rasa hormat, menunjukan kesetian besar kepada kita.kalau semau ini dapat terbangun semua masalah dalam organisasi akan mudah untuk dipecahkan.Karena semua orang telah mengerti sasaran dari organisasi.
Siapa yang berhak disebut pemimpin?.Apakah mereka yang sedang menjadi pimpinan sebuah oranisasi bisnis ataupun pemerintahan, secara langsung dapat melekatkan diri meeka sebagai pemimpin?. TIDAK. Banyak orang yang memiliki kekuasaan yang langsung menganggap dirinya seorang pemimpin, padahal sikap, caraperfikir mereka jauh dari tindakan seorang pemimpin.
memimpin, memiliki makna yang jelas artinya ada yang kita pimpin, yaitu orang. Kepemipinan adalah kemapuan untuk menghadapi orang. Brbeda deengan manajemen yang lebih mengarahkan pengetahuan kita pada pengelolaan, menjalankan sebauah sistem, sebauah prosesm sebauah struktur, yang jelas ajian bukan pada manusia.
memimpin manusia, bukanlah hal yang muda karena manusia adalah makluk yang bernyawa yang memiliki banyak perbedaan sikap, perilaku, dan tindakan. sebagai seorang pemimpin, tugas ita adalah menjaga agar hal-hal yang berbeda didalam diri manusia tidak menjadi sebuah penghalang, tetapi menjadi pendorong bagi sebauh pencapaian organisasi.
Ketika sebuah organisasi dibentuk pastilah ia memilik tujuan yang hendak di capai, Oraganisasi bisnis bertujuan mencapai sebauh keuntungan, organisasi pemerinatahan adalah mencapai sebuah kesejahteraan. Untuk mencapai tujuan ini, organisasi harus dijalankan bersama-sama oleh sekumpilam orang, Proses ini akhirnya akan melahirkan sistem, bagian, proses, atasan, bawaha dan sebagainya. Agar semaua berjalan baik menuju arah pencapaian tujuan, didalam organisasi akan ditunjuk seorang atasan. Atasan yang baik akan memainkan dua peran sebagai seorang pemimpin dan sebagai seorang manejer. Sebagai seorang pemimpin ia akan memfokuskan kerja pada bagaimana mengerakan, mengarahkan, memotivasi orang agar menjadi manusia-manusia handal yang dapat menjalankan organisasi mencapai sasaran. Sebagai seorang manejer, seorang pemimpin harus pandai untuk memahami bagaimana menjalankan sistem dan proses dalam organisasi agar dapat berjalan dengan baik. Fungsi kedua ini dapat dialihkan kepada orang lain untuk melaksanakan
Fungsi yang pertama, sebagai seorang pemimpin haruslah yang terus dikembangkan oleh orang-orang yang memiliki sebuah jabatan di pundaknya.Pemimpin artinya memimpin orang lain, ia harus mempunyai kemampuan untuk mengerakan, mengarahkan seseorang agar dapat tumbuh dan berkembang. Agar seseorang dapat kita gerakan, kita arahkan kita motivasi, maka kita harus mempunyai pengaruh terhadap mereka. Pengaruh adalah hal terpenting yang harus dikembangkan oleh seorang pemimpin. Mengembangkan pengaruh bukan hal yang mudah, dalam menggapai pengaruh kita tidak dapat mengandalkan hanya pada posisi yang kita memiliki, kalau kita hanya mengandalkan posisi kita maka pengaruh kita tidak akan besar dan efektif. Kita dapat mengembangkan pengaruh kita melalui hal yang lain, misalnya pengembangkan jalinan hubungan yang baik dengan bawahan. menunjukan prestasi unggul kita kepada bawahan, dan yang terakhir menunjukan kepedulian kita untuk mengembangkan mereka menjadi pribadi-pribadi yang sukses.Seorang pemimpin yang tidak memiliki pengaruh tidak akan memiliki pengikut, seorang pemimpin tanpa pengikut bukanlah pemimpin, ia seperti masinis kereta tanpa penmunpang. kemana tujuannya? tidak memberikan kejelasan. Ketika pengaruh yang besar kita telah pegang maka akan sangat mudah bagi kita untuk melakukan perubahan dalam oraganisasi. Kalau orang-orang dalam organisasi telah kita pegang dengan keanggunan maka mereka akan menunjukan rasa hormat, menunjukan kesetian besar kepada kita.kalau semau ini dapat terbangun semua masalah dalam organisasi akan mudah untuk dipecahkan.Karena semua orang telah mengerti sasaran dari organisasi.
Friday, 28 August 2009
3 hukum kepemimpinan
Hari ini kita akan pelajari 3 hukum didalam kepemimpinan. semoga bermanfaat.
Kemampuan kepimpinan adalah hal yang penting untuk diketahui oleh semua orang, dengan kemampuan kepimpinan, kita tidak hanya dapat memimpin diri kita, tapi juga orang lain dalam sebuah organisasi. Apakah kempuan kepemimpinan hanya hak dari orang-orang tertentu saja?. Tidak. Kemampuan kepemimpinan milik semua orang. Tidak semua orang akan menjadi pemimpinan besar, tetapi semua orang dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinannya menjadi lebih baik. mengapa kita harus meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita?, Karena kemapuan kepemimpinan akan menjadi batasan yang menentukan tingkat efektifitas seseorang. Semakin rendah tingat kemampuan kepemimpinan seseorang semakin rendah batas potensinya, semakin tinggi tingakat kemampuan seseorang semakin besar tingkat efektifitasnya dalam memimpin.kalau kemampuan kepemimpinan kita 3, batas efektifitas kita tidak lebih dari 2, kalau kemampuan kepemimpinan kita 7, batas efektifitas kita tidak akan lebih dari 6.Kesuksesan tanpa kemampuan kepemimpinan hanya akan menjadi batasan untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi, kenapa? karena efektifitas kita tidak mencapai level tertinggi.
Karena kita memahami pentingnya kemampuan kepemimpinan, maka kita harus belajar tentang kepemimpinan. Untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan ini, diperlukan sebuah proses dalam hidup, kita tidak dapat meningkatkan kemampuan hanya dalan sehari. Memerlukan sebuah proses yang panjang, ketekunan dan keuletan untuk memahaminya. Hukum proses dalam kepemimpinan menyatakan bahwa kepemimpinan dikembagkan setiap hari, tidak setiap hari. Meningkatkan kesuksesan dalam kepemimpinan, sama seperti menananamkan kesuksesan dalam bursa saham. kesuksesan tidak dalam satu hari, kalau anda ingin meraih keuntungan di bursa saham dalam sehari lupakanlah. Butuh keuletan, kedisiplinan untuk memperoleh kesuksesan di bursa, tidak hanya mengandalkan naluri perjudian, anada akan hancur. kesuksesan kita dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita, tdapat kita temukan dalam jadwal kita sehari-hari. para pemimpinan yang sukses adalah orang yang mau belajar. Dan proses belajar itu terjadi terus menerus, hasil dari disiplin dan ketekunan diri.
selanjutnya apa yang harus kita ketahui tentang kepemimpinan. Kita masuk pada defenisi kepemimpinan. kepemimpian adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Titik. Sederhana dan jelas. yah kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Untuk menjadi seorang pemimpin kita harus memiliki PENGARUH. tanpa pengaruh kita tidak akan dapat mengarahkan, menggerakan seseorang. kalau kita ingin melakukan sebuah perubahan terhadap organisasi, maka orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut adaah orang-orang yang kita dapat "pegang" dengan pengaruh kita. Inilah yang kita kenal dengan hukum pengaruh dalam kepemimpinan. Kepemimpinan adalah pengaruh, tidak lebih dan tidak kurang.Sekarang yang menjadi masalah dari mana pengaruh kita bersumber?. Apakah kita hanya mengandalkan posisi, jabatan yang kita memiliki untuk mempengaruhi orang lain?. tentu tidak. Kita harus meningkatkan pengaruh kita lebih dari itu, maka sangat penting sekali kita mengetahui bagaimana cara kerja sebuah pengaruh, karena dengan tingkat pengaruh kita yang tinggi, bukan saja memimpin menjadi lebih muda tetapi orang pun akan senang dan yakin mengikuti kita. Bagaimana cara kerja pengaruh, dan bagaimana kita dapat meningkatkan tingkat pengaruh kita, akan kita bahas dalam tulisan yang lain.
Kemampuan kepimpinan adalah hal yang penting untuk diketahui oleh semua orang, dengan kemampuan kepimpinan, kita tidak hanya dapat memimpin diri kita, tapi juga orang lain dalam sebuah organisasi. Apakah kempuan kepemimpinan hanya hak dari orang-orang tertentu saja?. Tidak. Kemampuan kepemimpinan milik semua orang. Tidak semua orang akan menjadi pemimpinan besar, tetapi semua orang dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinannya menjadi lebih baik. mengapa kita harus meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita?, Karena kemapuan kepemimpinan akan menjadi batasan yang menentukan tingkat efektifitas seseorang. Semakin rendah tingat kemampuan kepemimpinan seseorang semakin rendah batas potensinya, semakin tinggi tingakat kemampuan seseorang semakin besar tingkat efektifitasnya dalam memimpin.kalau kemampuan kepemimpinan kita 3, batas efektifitas kita tidak lebih dari 2, kalau kemampuan kepemimpinan kita 7, batas efektifitas kita tidak akan lebih dari 6.Kesuksesan tanpa kemampuan kepemimpinan hanya akan menjadi batasan untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi, kenapa? karena efektifitas kita tidak mencapai level tertinggi.
Karena kita memahami pentingnya kemampuan kepemimpinan, maka kita harus belajar tentang kepemimpinan. Untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan ini, diperlukan sebuah proses dalam hidup, kita tidak dapat meningkatkan kemampuan hanya dalan sehari. Memerlukan sebuah proses yang panjang, ketekunan dan keuletan untuk memahaminya. Hukum proses dalam kepemimpinan menyatakan bahwa kepemimpinan dikembagkan setiap hari, tidak setiap hari. Meningkatkan kesuksesan dalam kepemimpinan, sama seperti menananamkan kesuksesan dalam bursa saham. kesuksesan tidak dalam satu hari, kalau anda ingin meraih keuntungan di bursa saham dalam sehari lupakanlah. Butuh keuletan, kedisiplinan untuk memperoleh kesuksesan di bursa, tidak hanya mengandalkan naluri perjudian, anada akan hancur. kesuksesan kita dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita, tdapat kita temukan dalam jadwal kita sehari-hari. para pemimpinan yang sukses adalah orang yang mau belajar. Dan proses belajar itu terjadi terus menerus, hasil dari disiplin dan ketekunan diri.
selanjutnya apa yang harus kita ketahui tentang kepemimpinan. Kita masuk pada defenisi kepemimpinan. kepemimpian adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Titik. Sederhana dan jelas. yah kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Untuk menjadi seorang pemimpin kita harus memiliki PENGARUH. tanpa pengaruh kita tidak akan dapat mengarahkan, menggerakan seseorang. kalau kita ingin melakukan sebuah perubahan terhadap organisasi, maka orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut adaah orang-orang yang kita dapat "pegang" dengan pengaruh kita. Inilah yang kita kenal dengan hukum pengaruh dalam kepemimpinan. Kepemimpinan adalah pengaruh, tidak lebih dan tidak kurang.Sekarang yang menjadi masalah dari mana pengaruh kita bersumber?. Apakah kita hanya mengandalkan posisi, jabatan yang kita memiliki untuk mempengaruhi orang lain?. tentu tidak. Kita harus meningkatkan pengaruh kita lebih dari itu, maka sangat penting sekali kita mengetahui bagaimana cara kerja sebuah pengaruh, karena dengan tingkat pengaruh kita yang tinggi, bukan saja memimpin menjadi lebih muda tetapi orang pun akan senang dan yakin mengikuti kita. Bagaimana cara kerja pengaruh, dan bagaimana kita dapat meningkatkan tingkat pengaruh kita, akan kita bahas dalam tulisan yang lain.
Wednesday, 26 August 2009
Langkah awal menjadi pemimpin
Di halaman pertama salah satu buku Jhon Maxwell, ada kata-kata seperti ini " Banyak orang yang membicarakan, tetapi sedikit yang mengerti, banyak orang yang menginginkan tetapi sedikit yang mendapatkan. Kalaimat ini tentu merefleksikan bagaimana pemahaman banyak orang tidak tepat terhadap kepemimpinan.
Di Indonesia apalagi, banyak sekali orang yang ingin menjadi pemimpin atau teriak bahwa ia seorang pemimpin, tetapi sikap, cara berfikir dan tindakannya jauh dari kriteria seorang pemimpin.
Meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita sangat penting, karena kemampuan kepemimpinan kita, baik itu rendah maupun tinggi yang akan menentukan tingkat efektifitas kita sebagai seorang pemimpin. Hukum keterbatasan, dari Jhon Maxwell menyatakan, kemampuan kepemimpinan adalah batasan yang menentukan tingkat efektifitas seseorang dalam memimpin. Semakin rendah kemampuan kepemimpinan seseorang, semakin rendah batas potensinya, sebaliknya semakin tinggi kemampuan kepemimpinan seseorang akan semakin tinggi tingkat efektifannya dalam memimpin. Kalau Kemampuan kepemimpinan kita 3, maka efektifitas kita dalam memimpin tidak lebih dari 2, kalau kemampuan kepemimpinan kita 8, maka efektifitas kita dalam memimpin tidk lebih dari 7. Ini yang harus dipahami.
Meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita tidak dapat dilakukan secara cepat. meningkatkan kemampuan kepemimpinan seperti berinvestasi, di dalam pasar saham. kalau kita ingin cepat mendapat untung dalam sehari, lupakanlah. Kepemimpinan dikembangkan setiap hari, Tidak dalam sehari. Inilah makna dari hukum proses dalam kepemimpinan. semangat perbaikan dalam diri adalah hal yang utama.
Langkah pertama dan terpenting untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita terhadap orang lain adalah memperbaiki diri kita sendiri, memimpin diri kita. Kita tidak dapat memimpin anak, istri, kakak, adik, ayah, ibu, maupun orang lain kalau kita tidak dapat memimpin diri kita sendiri. Kita tidak mungkin memimpin orang lain pada saat kita buruk dalam bersikap, semrawut dalam berfikir dan lamban dalam bertindak. Langkah awal untuk menjadi seorang pemimpin adalah dengan memperbaiki sikap, cara berfikir dan tindakan kita. Tanpa mampu merubah diri kita, tidak mungkin kita mampu merubah orang lain. Satu cara terbaik, agar kita mampu merubah diri kita, kata ajaib yang harus kita tanamkan adalah DISIPLIN. Untuk mulai belajar disiplin lakukan padahal-hal yang terkecil terlebih dahulu, dalam hidup kita sehari-hari.Yah dalam hidup kita sehari-hari.
Di Indonesia apalagi, banyak sekali orang yang ingin menjadi pemimpin atau teriak bahwa ia seorang pemimpin, tetapi sikap, cara berfikir dan tindakannya jauh dari kriteria seorang pemimpin.
Meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita sangat penting, karena kemampuan kepemimpinan kita, baik itu rendah maupun tinggi yang akan menentukan tingkat efektifitas kita sebagai seorang pemimpin. Hukum keterbatasan, dari Jhon Maxwell menyatakan, kemampuan kepemimpinan adalah batasan yang menentukan tingkat efektifitas seseorang dalam memimpin. Semakin rendah kemampuan kepemimpinan seseorang, semakin rendah batas potensinya, sebaliknya semakin tinggi kemampuan kepemimpinan seseorang akan semakin tinggi tingkat efektifannya dalam memimpin. Kalau Kemampuan kepemimpinan kita 3, maka efektifitas kita dalam memimpin tidak lebih dari 2, kalau kemampuan kepemimpinan kita 8, maka efektifitas kita dalam memimpin tidk lebih dari 7. Ini yang harus dipahami.
Meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita tidak dapat dilakukan secara cepat. meningkatkan kemampuan kepemimpinan seperti berinvestasi, di dalam pasar saham. kalau kita ingin cepat mendapat untung dalam sehari, lupakanlah. Kepemimpinan dikembangkan setiap hari, Tidak dalam sehari. Inilah makna dari hukum proses dalam kepemimpinan. semangat perbaikan dalam diri adalah hal yang utama.
Langkah pertama dan terpenting untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan kita terhadap orang lain adalah memperbaiki diri kita sendiri, memimpin diri kita. Kita tidak dapat memimpin anak, istri, kakak, adik, ayah, ibu, maupun orang lain kalau kita tidak dapat memimpin diri kita sendiri. Kita tidak mungkin memimpin orang lain pada saat kita buruk dalam bersikap, semrawut dalam berfikir dan lamban dalam bertindak. Langkah awal untuk menjadi seorang pemimpin adalah dengan memperbaiki sikap, cara berfikir dan tindakan kita. Tanpa mampu merubah diri kita, tidak mungkin kita mampu merubah orang lain. Satu cara terbaik, agar kita mampu merubah diri kita, kata ajaib yang harus kita tanamkan adalah DISIPLIN. Untuk mulai belajar disiplin lakukan padahal-hal yang terkecil terlebih dahulu, dalam hidup kita sehari-hari.Yah dalam hidup kita sehari-hari.
Tuesday, 25 August 2009
Pak Dirman
Pak Dirman berbeda dengan Rambo, yang gagah perkasa, dengan senjata besar ditangannya. Rambo menembak, meloncat, menyikat musuhnya dengan kekuatan fisiknya. Pak Dirman hanyalah seorang mantan guru yang terpanggil untuk memerdekakan bangsanya, badannya lemah, kurus dan sakit-sakitan, Berjalan pun ia tak mampu. bergerak ke sana-kemari harus di pandu. Namun kelemahan fisik pak Dirman tidaklah menjadi penghalang perjuangannya.
Mengapa ketika gambaran seorang hero begitu jauh dari sosok seorang
Sudirman, namun ia menjadi tokoh yang sangat terkenal bagi bangsa ini?Mengapa ia memiliki pengaruh, pengikut yang begitu banyak yang membantu perjuangannya?. Jawabanya karena pak Dirman seorang pemimpin. Kelemahan fisiknya tidak mempengaruhi semangat perjuangannya, mengapa beliau begitu semangat, jawabanya pasti satu, karena impian seorang sudirman akan kemerdekaan bangsa Indonesia, impian itulah yang harus diwujudkan. dan ia mencontohkan itu kepada anak buahnya yang terus mengikuti kemana arah Pak Dirman bergerak.
Sudirman, namun ia menjadi tokoh yang sangat terkenal bagi bangsa ini?Mengapa ia memiliki pengaruh, pengikut yang begitu banyak yang membantu perjuangannya?. Jawabanya karena pak Dirman seorang pemimpin. Kelemahan fisiknya tidak mempengaruhi semangat perjuangannya, mengapa beliau begitu semangat, jawabanya pasti satu, karena impian seorang sudirman akan kemerdekaan bangsa Indonesia, impian itulah yang harus diwujudkan. dan ia mencontohkan itu kepada anak buahnya yang terus mengikuti kemana arah Pak Dirman bergerak.
Subscribe to:
Posts (Atom)